Pekalongan //Info Kajen – Aksi unjuk rasa yang digelar oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Kabupaten Pekalongan mendapat tanggapan langsung dari Plt. Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S. Dalam kesempatan tersebut, Sukirman menyampaikan sejumlah komitmen pemerintah daerah terkait berbagai isu yang menjadi tuntutan mahasiswa.
Menanggapi persoalan infrastruktur jalan yang banyak dikeluhkan masyarakat, Sukirman menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pekalongan saat ini sedang berproses dalam penganggaran untuk pelaksanaan lelang perbaikan jalan.
“Kami sedang berproses anggaran untuk lelang perbaikan jalan. Nantinya perbaikan akan dilakukan dengan konstruksi cor beton penuh di ruas Podo–Kedungwuni, Karangdadap hingga Coprayan yang berbatasan dengan wilayah Kota Pekalongan,” ujarnya.
Terkait tuntutan mengenai maraknya aktivitas tambang galian C ilegal, Sukirman menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan memberikan toleransi terhadap praktik pertambangan tanpa izin.
“Kami berkomitmen, apabila ditemukan adanya tambang galian C ilegal di Kabupaten Pekalongan, akan kami tindak lanjuti dan kami tutup sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Pada sektor program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sukirman menyebut bahwa program tersebut juga menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Menurutnya, manfaat program harus benar-benar dirasakan masyarakat dengan tetap mengedepankan standar dan regulasi yang berlaku.
“MBG menjadi atensi bagi pemerintah daerah. Kami memastikan program ini dapat berjalan dengan baik dan bermanfaat bagi masyarakat. Beberapa dapur yang tidak sesuai aturan dan regulasi bahkan telah disuspend sementara hingga mampu memenuhi rekomendasi yang diberikan,” jelasnya.
Sementara itu, terkait program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Sukirman menyatakan bahwa program tersebut telah berjalan dan membutuhkan pengawasan bersama agar tujuan yang diharapkan dapat tercapai.
“KDKMP sudah berjalan dan perlu kita kawal bersama agar pelaksanaannya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, Sukirman menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam meningkatkan kualitas infrastruktur daerah melalui pengalokasian anggaran yang lebih besar pada tahun mendatang.
“Kami berkomitmen bahwa APBD Tahun 2027 akan kami prioritaskan untuk mendukung perbaikan infrastruktur di wilayah Kabupaten Pekalongan,” ungkapnya.
Aksi yang digelar PMII tersebut berlangsung sebagai bentuk penyampaian aspirasi mahasiswa terhadap berbagai persoalan nasional maupun daerah.
Pemerintah Kabupaten Pekalongan menyatakan terbuka terhadap kritik dan masukan dari berbagai elemen masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan responsif terhadap kebutuhan publik. (Agung)






