Forum Masyarakat Sipil Pekalongan Gelar Dialog Publik, Bahas Kriteria Pemimpin Berkarakter dan Berkualitas

Berita, Daerah22 Dilihat

KAJEN //Info Kajen – Forum Masyarakat Sipil Pekalongan menggelar Dialog Publik bertema “Menakar Kepala Daerah Berkarakter dan Berkualitas Menyongsong Kajen Bermartabat, Maju dan Sejahtera” di Rumah Makan Kampung Damai, Desa Kayugeritan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, Kamis (2/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 13.00 hingga 17.40 WIB tersebut diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai unsur masyarakat, aktivis, media, organisasi kemasyarakatan, hingga perwakilan pemerintah daerah.

Hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Bupati Pekalongan Sukirman, S.S., M.S., mantan Bupati Pekalongan Drs. H. Amat Antono, M.Si., mantan Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan H. Dulmanan, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Pekalongan Supriyadi, S.E., M.M., Plt. Kepala Kesbangpol Kabupaten Pekalongan Argo Yudha Ismoyo, S.STP., M.AP., Ketua KPU Kabupaten Pekalongan Laelatul Izah, S.Pd.I., Ketua LSM Formasi Mustadjirin, serta sejumlah tokoh masyarakat, aktivis, dan insan pers.

Ketua LSM Formasi, Mustadjirin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap masa depan Kabupaten Pekalongan. Ia berharap daerah ini ke depan dipimpin oleh sosok yang memiliki integritas, karakter kuat, dan mampu mengembalikan marwah Kabupaten Pekalongan.

“Forum ini menjadi ruang muhasabah bersama untuk Kabupaten Pekalongan. Harapan kita ke depan, daerah ini dipimpin oleh sosok yang berintegritas dan berkarakter demi kemajuan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Plt. Bupati Pekalongan Sukirman mengapresiasi para penggagas kegiatan yang telah membuka ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat. Menurutnya, komunikasi yang baik menjadi kunci dalam membangun pemerintahan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Saya berkomitmen untuk banyak mendengar masukan dari masyarakat. Forum seperti ini menjadi titik awal yang baik untuk memperkuat silaturahmi dan membangun komunikasi yang seimbang demi kemajuan Kabupaten Pekalongan,” kata Sukirman.

Ia juga menegaskan pentingnya membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi pemerintahan melalui tata kelola yang baik serta penempatan ASN yang profesional dan bebas dari kepentingan politik.

Sebagai narasumber utama, mantan Bupati Pekalongan Drs. H. Amat Antono, M.Si., menyoroti pentingnya integritas dalam kepemimpinan. Menurutnya, seorang pemimpin harus memiliki rasa tanggung jawab, empati, keterbukaan informasi, etika, dan konsistensi dalam menjalankan amanah.

“Pemimpin harus siap menghadapi berbagai tekanan, baik dari keluarga, partai pengusung, birokrasi, media, maupun elemen masyarakat lainnya. Kunci untuk menghadapi semua itu adalah konsistensi dan integritas,” ungkapnya.

Sementara mantan Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan H. Dulmanan menegaskan bahwa kualitas pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh besarnya APBD, melainkan juga oleh kapasitas, integritas, dan visi seorang pemimpin dalam mengelola anggaran demi kesejahteraan masyarakat.

Dalam sesi diskusi, sejumlah peserta menyampaikan pandangan dan masukan terkait tata kelola pemerintahan, peran media dan LSM, hingga konsep kepemimpinan daerah yang ideal. Salah satu peserta, Agus Listio dari Dewan Kesenian Daerah, mengusulkan konsep “Bahurekso”, yakni pemimpin yang dipilih berdasarkan rekam jejak dan kontribusi nyata kepada daerah sebelum mencalonkan diri sebagai kepala daerah.

Sementara itu, jurnalis Widodo menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, media, LSM, dan masyarakat dalam mengawal pembangunan yang transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Menanggapi berbagai masukan yang disampaikan, Sukirman menyatakan komitmennya untuk terus membuka ruang komunikasi dan menerima kritik maupun saran yang bersifat membangun. Ia juga menyebut bahwa pada tahun 2026 Pemerintah Kabupaten Pekalongan tengah fokus mempercepat pembangunan infrastruktur, terutama perbaikan sejumlah ruas jalan yang saat ini masih dalam proses pengerjaan.

Di akhir kegiatan, Amat Antono memberikan pesan moral kepada Plt. Bupati Pekalongan agar tetap konsisten dalam menjalankan amanah dan tidak lelah membangun komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat demi kemajuan Kabupaten Pekalongan.

Dialog publik tersebut diharapkan dapat menjadi wadah pendidikan politik bagi masyarakat sekaligus mendorong lahirnya pemimpin daerah yang berintegritas, berkualitas, dan mampu membawa Kabupaten Pekalongan menuju daerah yang lebih bermartabat, maju, dan sejahtera.

INFO KAJEN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *